PAMULANG – Dalam upaya terus meningkatkan mutu pendidikan dan profesionalisme tenaga pendidik, SMA Muhammadiyah 25 Setiabudi Pamulang menggelar agenda Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru pada Sabtu (7/2).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan SMA Muhammadiyah 25 Setiabudi Pamulang ini menjadi momentum penting bagi kolaborasi antarperguruan Muhammadiyah. Pelatihan ini dihadiri oleh jajaran guru dari dua instansi, yakni SMP Muhammadiyah 22 Pamulang dan SMA Muhammadiyah 25 Setiabudi Pamulang.
Fokus pada Pengembangan Kapasitas
Acara yang dimulai pukul 07.00 hingga 09.30 WIB ini menghadirkan pakar pendidikan ternama, Dr. Dirgantara Wicaksono, M.Pd., Ch, Cht. sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, Dr. Dirgantara menekankan pentingnya adaptasi guru terhadap perkembangan metode pembelajaran modern serta penguatan aspek psikologis dalam menghadapi dinamika siswa di kelas.
Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada teori pedagogik, tetapi juga menyentuh aspek motivasi dan teknik komunikasi yang efektif bagi para guru. Mengingat latar belakang narasumber yang juga ahli dalam bidang hipnoterapi (Ch, Cht.), para peserta mendapatkan wawasan baru mengenai pendekatan personal kepada siswa agar proses belajar mengajar menjadi lebih interaktif dan menyenangkan.
Sinergi Antar-Sekolah
Kehadiran guru-guru dari SMP Muhammadiyah 22 dan SMA Muhammadiyah 25 menunjukkan komitmen bersama untuk menciptakan standar pendidikan yang unggul di wilayah Pamulang. Sinergi ini diharapkan dapat menyelaraskan kurikulum dan metode pengajaran dari jenjang menengah pertama hingga menengah atas di lingkungan Muhammadiyah.
“Kegiatan seperti ini sangat vital untuk memastikan guru-guru kita tetap update dengan strategi pengajaran terbaru. Guru yang berkompeten adalah kunci utama dalam mencetak generasi emas yang berakhlak mulia,” ujar salah satu panitia penyelenggara.
Melalui pelatihan singkat namun padat ini, diharapkan para guru dapat langsung mengimplementasikan ilmu yang didapat ke dalam ruang kelas, demi meningkatkan kualitas serapan ilmu bagi seluruh siswa.