Siapkan Generasi "Melek Hukum", Puluhan Siswa SMAMDuma Antusias Bedah KUHP Baru
PAMULANG, 24 November 2025 — Pemahaman hukum tidak lagi menjadi ranah eksklusif para praktisi hukum, melainkan bekal fundamental yang harus dimiliki oleh generasi muda. Menyadari hal tersebut, SMA Muhammadiyah 25 Pamulang sukses menggelar agenda "Penyuluhan Hukum Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Baru".
Bertempat di Laboratorium Seni dan Budaya pada Senin (24/11), kegiatan edukatif yang diikuti oleh 50 siswa-siswi terpilih ini sebelumnya juga telah mendapat sorotan positif dari media elektronik Media Banten.
Kolaborasi Strategis Tingkat Tinggi
Acara penyuluhan ini bukanlah kegiatan biasa, melainkan buah dari kolaborasi strategis antara SMA Muhammadiyah 25 Pamulang dengan berbagai instansi penegak dan pemerhati hukum. Tiga lembaga besar yang turut digandeng antara lain:
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Keadilan Banten
Majelis Hukum dan HAM Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Tangerang Selatan
Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Banten
Membangun Karakter Melalui Literasi Hukum
Kepala SMA Muhammadiyah 25 Pamulang, Bapak Hartono Rahimi, membuka acara ini secara resmi. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa pendidikan di sekolah tidak boleh hanya berfokus pada nilai rapor, tetapi juga pada pembentukan karakter kewarganegaraan.
"Pemahaman hukum adalah pondasi yang sangat penting. Kami ingin anak-anak kami tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga terbangun karakter dan kesadarannya sebagai warga negara yang baik, taat aturan, dan tahu batasan sejak dini," tegas beliau.
Kritis dan Antusias Mengupas Aturan Baru
Sesi pemaparan materi diisi langsung oleh para pakar dari LBH Keadilan dan Majelis Hukum & HAM Muhammadiyah Kota Tangsel. Mereka secara komprehensif membedah poin-poin krusial dalam KUHP baru, alasan di balik perubahan regulasi, hingga dampak dan implikasi nyatanya bagi kehidupan generasi muda sehari-hari.
Menariknya, materi yang berat ini disampaikan dengan gaya yang interaktif sehingga sukses memancing antusiasme peserta. Hal ini terbukti dari hidupnya suasana diskusi, di mana para siswa berlomba mengajukan pertanyaan-pertanyaan kritis seputar isu hukum yang relevan dengan kehidupan mereka.
Langkah Awal Menuju Generasi Bijak Digital
Melalui kegiatan ini, SMA Muhammadiyah 25 Pamulang menaruh harapan besar agar para siswa memiliki kesadaran hukum yang tajam, memahami hak dan kewajibannya secara utuh, serta mampu bersikap lebih bijak dan berhati-hati dalam merespons dinamika sosial, khususnya di era digital yang serba cepat.
Ke depannya, SMA Muhammadiyah 25 Pamulang berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program edukatif dan kolaboratif serupa, guna mendukung penguatan karakter dan literasi hukum bagi seluruh peserta didik.