info@smam25.sch.id 021-749 5981
Kembali ke Daftar Berita
Kegiatan

Spesial! Tadarus Kolosal SMAMDuma Dihadiri Tokoh Nasional, Bangkitkan Semangat Juang Masa Muda

Admin SMAM 25 17 Apr 2026 49 Dilihat 0 Dibagikan
Bagikan: X
Spesial! Tadarus Kolosal SMAMDuma Dihadiri Tokoh Nasional, Bangkitkan Semangat Juang Masa Muda

PAMULANG – Suasana kegiatan Tadarus Kolosal di SMA Muhammadiyah 25 Setiabudi Pamulang (SMAMDuma) pada Jumat pagi (17/4/2026) terasa jauh lebih istimewa dari biasanya. Bertempat di Ahmad Dahlan Sport Center, kegiatan ini dirangkaikan dengan acara Temu Tokoh Nasional yang mengusung tema "Kenali Potensimu, Tentukan Arahmu, Rancang Masa Depanmu".

Momen istimewa ini menghadirkan tamu kehormatan, Bapak Arif Jamali, S.Pd., M.Pd., selaku Direktur Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Kehadiran beliau disambut antusias oleh seluruh siswa-siswi dan dewan guru yang siap menyerap ilmu serta pengalaman dari sang tokoh.

Menakar Kesulitan dan Kesuksesan di Masa Muda
Dalam sesi pemaparan materinya, Bapak Arif Jamali memberikan suntikan motivasi yang sangat mendalam bagi para pelajar SMAM Duma. Beliau mengajak para siswa untuk membangun mental kesuksesan sedini mungkin, menyadari bahwa perjalanan menuju cita-cita membutuhkan pengorbanan.

"Allah SWT menciptakan kesulitan dan kesenangan dalam porsi yang seimbang. Pertanyaannya, mana yang ingin kalian jalani lebih dulu sebagai pelajar? Jika kalian rela bersusah payah dan berlelah-lelah menuntut ilmu saat ini, percayalah, kesenangan dan kejayaan akan menanti kalian di kemudian hari," ujar Bapak Arif dengan penuh semangat.

Beliau juga menekankan pentingnya rasa tanggung jawab dan disiplin pribadi. Menurutnya, kesuksesan tidak datang secara instan, melainkan dari kesungguhan diri sendiri. Beliau menyarankan para siswa untuk membiasakan diri belajar setiap hari, meski dengan durasi yang singkat. "Bila terasa berat, paksakanlah. Kesuksesan menuntut kesungguhan karena kalianlah yang memegang kendali penuh atas masa depan kalian," tegasnya.

Menutup wejangannya, beliau memberikan pesan penenang jiwa yang sangat relevan bagi siswa SMA, khususnya terkait impian masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

"Jika kelak kalian merasa sudah berusaha maksimal namun belum lolos di PTN terbaik yang diimpikan, jangan berkecil hati. Percayalah, Allah akan memberikan jalan dan tempat yang paling baik untuk kalian."

Sesi Tanya Jawab yang Kritis dan Menginspirasi
Setelah memberikan motivasi, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi yang berlangsung sangat interaktif. Siswa-siswi SMAM Duma tidak menyia-nyiakan kesempatan emas ini untuk bertanya langsung.

Pertanyaan pertama datang dari siswa berprestasi asal kelas X6, Achmad Jundy Az-Zuhro. Jundy mengajukan pertanyaan teologis yang sangat kritis dan berbobot mengenai hakikat sebuah doa:

"Bapak, mengapa doa tulus dari seseorang yang sedang tertimpa musibah terkadang terasa tidak langsung dijawab oleh Allah SWT? Apakah doa yang belum terkabul menandakan kurangnya iman atau ada tata cara yang kurang tepat? Lalu, jika seseorang berdoa dengan sangat yakin namun harapannya tidak terwujud, apakah itu berarti kegagalan iman, ataukah membuktikan bahwa doa bukanlah sekadar mekanisme 'permintaan yang pasti dipenuhi'? Mengingat ada pepatah Jawa yang berbunyi: 'Pandonga wong sing ulet ora mesthi kabul, nanging ora tau muspra' (Doa orang yang gigih tidak selalu terkabul, tetapi tidak pernah sia-sia)."

Pertanyaan filosofis dari Jundy tersebut disambut dengan apresiasi tinggi dari Bapak Arif, yang kemudian memberikan jawaban yang menyejukkan hati tentang prasangka baik kepada Sang Pencipta dan ketangguhan mental.

Tak kalah menarik, pertanyaan kedua datang dari siswi terbaik kelas X2, Belva Aisyah Rafanti. Belva, yang saat ini tengah berjuang membawa nama baik sekolah dalam ajang pemilihan Putri Kebaya Tingkat Nasional, meminta wejangan khusus. Ia bertanya mengenai kiat-kiat sukses agar bisa tampil maksimal dan percaya diri dalam menghadapi kompetisi berskala nasional tersebut.

Menanggapi hal ini, Bapak Arif memberikan dukungan penuh dan membagikan tips praktis seputar kepercayaan diri, pentingnya menjaga attitude, serta bagaimana membawa identitas pelajar Muhammadiyah yang berkemajuan di kancah nasional.

Kegiatan Temu Tokoh Nasional ini ditutup dengan riuh tepuk tangan dan antusiasme yang luar biasa. Melalui acara ini, SMAM Duma berharap semangat juang para siswa semakin berkobar untuk terus berprestasi, mengenali potensi diri, dan merancang masa depan yang gemilang.